The Fed Menunggu, BoJ Kejutkan Pasar

fxtrod.com-Akhir Januari ini, pasar dikejutkan dengan kebijakan baru dari zona Asia. Bank of Japan selaku eksekutor melakukan sebuah kebijakan diluar prediksi pasar. Suku bunga yang dipangkas hingga masuk level negatif di -0.1% langsung mengejolakkan pasar. Nilai tukar Yen melemah lebih dari 2% terhadap Dolar AS. Indeks Nikkei bergejolak cukup ekstrem hingga akhirnya menutup kenaikan 800 pips hingga penutupan pasar di Sabtu pagi (31/1).

Menurut Gubernur BoJ Haruiko Kuroda, kebijakan ini penurunan suku bunga ini diperlukan oleh pemerintah Jepang sebagai salah satu solusi dalam menghadapi geolak ekonomi global saat ini. Akibat dari kebijakan ini, peluang untuk menaikan program pembelian aset yang berada di level ¥80 triliun per tahun seakan terbuka lebar.

Selain kebijakan dari BoJ yang menopang rali minyak yang mulai mengalami pemulihan pada Jumat kemarin, isu akan adanya kesepakatan pemangkasan produksi sebesar 5% oleh Rusia dan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) menjadi salah satu indikator fundamental yang menopang kenaikan harga emas hitam ini. Harga minyak naik sebesar 17% sejak 4 hari yang lalu hingga hampir menyentuh level $35/ barel.

Berdasarkan data dari Energy Information Administration (EIA) AS, terdapat penurunan tipis produksi minyak AS dari bulan Oktober ke November. Harga produksi minyak yang rendah memaksa pemerintah Amerika untuk mengurangi jumlah rig aktifnya menjadi 498 rig, sehingga produksi minyak yang sebelumya berada di level 9.370 juta barel per hari, kini turun tipis menjadi 9.318 juta barel per hari.

Sikap The Fed yang masih mempertahankan suku bunga acuan di level 0.5% pada Januari ini direspon pasar sebagai suatu drama penantian panjang yang baru. Bank sentral Amerika seakan masih membutuhkan waktu untuk “mencerna” kondisi ekonomi dunia saat ini. Devaluasi dari China, stimulus dari ECB dan Jepang, kesepakatan OPEC dan Rusia serta sikap egosentris Arab Saudi dan Iran dalam mempertahankan pangsa pasar seakan menjadi dilema tersendiri bagi negeri paman sam itu.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *